Postingan

Ini Cerita Sania

Gambar
Bismillah... Berada di lingkungan baru membuat Sania harus beradaptasi lagi dengan kebiasaan yang ada di lingkungan sekitarnya. Terlebih, lingkungan baru tersebut adalah lingkungan yang jauh berbeda dari kebiasaan di tempat tinggalnya dahulu. Sania Indrawati, putri tunggal keturunan pemilik Indra Group Corps – sebuah perusahaan yang bergerak di bidang per-Televisian dan sedang berada di puncak tertinggi rating pemirsa – sekaligus putri sulung dari 3 bersaudara, kini berusia 22 tahun. Sania baru saja kembali dari Jerman setelah menyelesaikan study S1 – nya dan ini adalah kepulangan perdananya setelah kuliah 4 tahun tanpa pulang ke Indonesia. Bahkan ia rela menghabiskan libur musim panasnya untuk travelling ke beberapa negara yang berada di Eropa. Tak ketinggalan, ia pun menyempatkan diri untuk datang ke Urk setelah drama korea "Descendents of The Sun" tayang dan booming di kalangan K – Pop-ers. Kepulangannya ini sama sekali tidak memiliki tujuan. Kalau ia boleh jujur, ia...

Sekolah adik, sekolah ummi dan sekolahku

Gambar
Bismillah... Mengkritisi sistem yang ada di sekolah, ada satu hal yang benar-benar membuat saya mengelus dada mendengarnya. Siang ini sepulang sekolah, adik laki-laki saya memberikan kabar soal kemungkinan adanya libur selama seminggu terhitung mulai minggu depan (10/04). Bagi saya yang mendengarnya langsung mengatakan bahwa kemungkinan libur tersebut adalah karena siswa/i kelas 9 akan melakukan UN atau Ujian Nasional. Apalagi jika mengingat berita tadi pagi soal hari pertama UN SMA/SMK/Sederajat (03/04) tentang Ujian berbasis komputer yang masih banyak memiliki kendala. Dan adik saya membenarkan jawaban saya tersebut sambil sedikit meralat dengan mengatakan bahwa hanya sekedar simulasi UN saja, karena prakteknya nanti akan sama persis seperti UN sebenarnya, yaitu dengan menggunakan komputer. Saat itu, orang tua saya yang juga turut mendengarkan, belum memberikan banyak komentar apa-apa. Terlepas dari hari liburnya itu, adik saya kembali memberi kabar soal kemungkinan jalan-j...

Cerpenria bersama Zahra

Gambar
"Berbagi ramah berbagai sumringah" Sabtu pagi waktu Tangerang setempat... Jam setengah 6 pagi, rumah ortuku yang juga aku tempati ramai penuh kesibukan. Memasak sedandang besar nasi, dan membakar ayam. Nantinya nasi dan ayam itu akan dibungkus dan dijual di bazaar pagi ini. Aku sebenarnya berniat membantu sebentar, karena setelah itu harus bersiap pergi ke Pamulang. Tapi tak kusangka, aura pagi itu ternyata agak sedikit panas menyulut emosi, sehingga aku harus bersabar, dan baru bisa bersiap setelah jam setengah 8. Ada satu hal yang membuat emosiku ikut tersulut pagi itu. Saat jam 7 pagi, ummi masih sibuk membungkus nasi yang akan dibawa, dan beliau belum mandi bahkan belum bersiap-siap. Padahal masih teringat jelas di benakku, akan perkataan ummi kemarin sore kalau ummi yang akan bazaar hari ini.  Akhirnya, aku yang malah kena amukannya, bilangnya; Udah tau mau pergi. Bukannya mandi dari pagi, siap-siap. Malah santai-santai (padahal aku ikut bantuin. Kalo a...

Beraneka ragam, khas Tangerang❤

Gambar
Bismillah... Sudah dari awal join komunitas #1minggu1cerita, ada niat dalam diri untuk menulis tentang usaha produksi di rumah saya. Setelah sedikit memaksakan diri, akhirnya jadi menulis tentang ini, meski masih belum bagus tulisannya.šŸ˜” Usaha ini boleh dibilang sudah berjalan lebih dari 3 tahun. Bernama Aneka Abon Medales16. Bertempat produksi di Kel. Medang, kec. Pagedangan, kab. Tangerang. Usaha ini bermula dari melihat kondisi saat itu, di mana jumlah olahan dan konsumsi ikan masih sedikit. Dari sana, owner Medales16 yaitu Ibu Kusni (yang tidak lain adalah ibu saya sendiri),tergerak untuk meningkatkan jumlah orang yang mengkonsumsi ikan dengan membuat produk olahan dari ikan berupa abon ikan. Pertama produksi, setelah menilai dari situasi dan kondisi tersedianya bahan baku ikan di sekitar lingkungan rumah, maka akhirnya dipilihlah ikan tuna, dan lele sebagai ikan yang akan diolah dan diproduksi menjadi abon. Namun seiring berjalannya waktu, ibu memutuskan untuk membuat abon...

Dalam nama, terselip doa dan harapan❤

Gambar
"Assalamu'alaikum, sayaang... Aku pulang, nih. Kamu di manaa?"     Seperti biasa di setiap malam menjelang, suara berat yang berwibawa namun tetap penuh kehangatan, meramaikan rumah yang sepi di siang hari. Entah itu sebagai pengalih rasa lelah yang mendera setelah bekerja seharian, atau memang sudah jadi kebiasaan yang acap kali dilakukan sejak sebelum menikah. Dari cerita yang kudengar melalui keluarga terdekatnya, keramahan dan kelembutannya memperlakukan seseorang yang amat disayanginya kerap menjadi rutinitas yang tiada bosan dilakukan. Termasuk gayanya barusan, saat baru saja memasuki rumah, pulang dari kantornya.     Begitulah ia, suamiku. Bagiku, kehangatannya, serta segala kebaikan yang ada dalam pribadinyalah yang setiap hari –sejak kami menikah– semakin membuatku jatuh cinta padanya. Rasanya, cinta yang baru selalu hadir kala ia juga hadir membawa dan memberikan cintanya itu untukku. Sehingga cinta yang terasa baru itu, membuatku bahagia hingga esok...

Random Write

Gambar
Bismillah... Demi memenuhi asupan blog yang kelaparan, maka saya putuskan untuk menulis tulisan yang gamau dibilang curhat tapi bisa jadi malah banyak curhatnya (atau emang niat curhat). Mau cerita aja kegiatan minggu ini yang banyak galau nya~ Pertama itu adalah cerita di hari Senin yang kejadiannya bikin aku harus mikir keras banget . Gimana ga mikir ? Orang aku dihadapi oleh dua pilihan yang sulit. Dua pilihan yang akhirnya harus dipilih salah satunya. Gabisa kedua-duanya. Bingung? Jelas. Yang pasti sih, aku nyesel dan kecewa banget. Pagi menjelang siang itu kalau ga salah, bunda atau ayah (aku lupa) nyuruh aku buat dateng besok buat ikutan seleksi kerja. Padahal sebelum mereka bilang itu, aku baru aja tanda tangan kontrak di Akademi. Sebenernya aku mau nolak, tapi ngeliat mereka aku ga sanggup bilang (karena ortu adalah orang yang keras mendidik anak, keras loh ya bukan tegas). Akhirnya aku iya-in aja. Acara jam berapa aku juga gatau. Tapi besoknya (hari Selasa) jam 7 pagi...

Romantika Sulit atau Mudah

Gambar
Bismillah... Hari ini saya kembali menghadiri Workshop yang diadakan oleh UMKM Sahabat Pajak (USP) bekerja sama dengan Kantor Pelayan Pajak Pondok Aren (KPP Pondok Aren), Kampus PKN STAN, Bintaro dan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Tepat pukul setengah 7 pagi, saya meluncur dari rumah menuju lokasi menggunakan sepeda motor. Hanya satu hingga satu setengah jam perjalanan, saya telah sampai di lokasi Workshop. Ada 4 materi Workshop yang disampaikan hari ini. Diantaranya adalah materi yang disampaikan oleh bapak M. B. Teguh selaku Dewan Syariah Nasional sejak tahun 2015 hingga sekarang. Jika melihat profilnya di social media, dapat diketahui pula bahwa beliau adalah seorang Islamic finance specialist di  Independent Financial Planner (2007-sekarang), Waris & Zakat Specialist, dan Anggota Dewan Pengawas Syari'ah Bank OCBC NISP, Tbk (2009-sekarang). Materi yang beliau sampaikan hari inipun tidak jauh dari bidang yang beliau tekuni.  PLANNING Diantara materi-mater...