Postingan

Beraneka ragam, khas Tangerang❤

Gambar
Bismillah... Sudah dari awal join komunitas #1minggu1cerita, ada niat dalam diri untuk menulis tentang usaha produksi di rumah saya. Setelah sedikit memaksakan diri, akhirnya jadi menulis tentang ini, meski masih belum bagus tulisannya.😔 Usaha ini boleh dibilang sudah berjalan lebih dari 3 tahun. Bernama Aneka Abon Medales16. Bertempat produksi di Kel. Medang, kec. Pagedangan, kab. Tangerang. Usaha ini bermula dari melihat kondisi saat itu, di mana jumlah olahan dan konsumsi ikan masih sedikit. Dari sana, owner Medales16 yaitu Ibu Kusni (yang tidak lain adalah ibu saya sendiri),tergerak untuk meningkatkan jumlah orang yang mengkonsumsi ikan dengan membuat produk olahan dari ikan berupa abon ikan. Pertama produksi, setelah menilai dari situasi dan kondisi tersedianya bahan baku ikan di sekitar lingkungan rumah, maka akhirnya dipilihlah ikan tuna, dan lele sebagai ikan yang akan diolah dan diproduksi menjadi abon. Namun seiring berjalannya waktu, ibu memutuskan untuk membuat abon...

Dalam nama, terselip doa dan harapan❤

Gambar
"Assalamu'alaikum, sayaang... Aku pulang, nih. Kamu di manaa?"     Seperti biasa di setiap malam menjelang, suara berat yang berwibawa namun tetap penuh kehangatan, meramaikan rumah yang sepi di siang hari. Entah itu sebagai pengalih rasa lelah yang mendera setelah bekerja seharian, atau memang sudah jadi kebiasaan yang acap kali dilakukan sejak sebelum menikah. Dari cerita yang kudengar melalui keluarga terdekatnya, keramahan dan kelembutannya memperlakukan seseorang yang amat disayanginya kerap menjadi rutinitas yang tiada bosan dilakukan. Termasuk gayanya barusan, saat baru saja memasuki rumah, pulang dari kantornya.     Begitulah ia, suamiku. Bagiku, kehangatannya, serta segala kebaikan yang ada dalam pribadinyalah yang setiap hari –sejak kami menikah– semakin membuatku jatuh cinta padanya. Rasanya, cinta yang baru selalu hadir kala ia juga hadir membawa dan memberikan cintanya itu untukku. Sehingga cinta yang terasa baru itu, membuatku bahagia hingga esok...

Random Write

Gambar
Bismillah... Demi memenuhi asupan blog yang kelaparan, maka saya putuskan untuk menulis tulisan yang gamau dibilang curhat tapi bisa jadi malah banyak curhatnya (atau emang niat curhat). Mau cerita aja kegiatan minggu ini yang banyak galau nya~ Pertama itu adalah cerita di hari Senin yang kejadiannya bikin aku harus mikir keras banget . Gimana ga mikir ? Orang aku dihadapi oleh dua pilihan yang sulit. Dua pilihan yang akhirnya harus dipilih salah satunya. Gabisa kedua-duanya. Bingung? Jelas. Yang pasti sih, aku nyesel dan kecewa banget. Pagi menjelang siang itu kalau ga salah, bunda atau ayah (aku lupa) nyuruh aku buat dateng besok buat ikutan seleksi kerja. Padahal sebelum mereka bilang itu, aku baru aja tanda tangan kontrak di Akademi. Sebenernya aku mau nolak, tapi ngeliat mereka aku ga sanggup bilang (karena ortu adalah orang yang keras mendidik anak, keras loh ya bukan tegas). Akhirnya aku iya-in aja. Acara jam berapa aku juga gatau. Tapi besoknya (hari Selasa) jam 7 pagi...

Romantika Sulit atau Mudah

Gambar
Bismillah... Hari ini saya kembali menghadiri Workshop yang diadakan oleh UMKM Sahabat Pajak (USP) bekerja sama dengan Kantor Pelayan Pajak Pondok Aren (KPP Pondok Aren), Kampus PKN STAN, Bintaro dan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Tepat pukul setengah 7 pagi, saya meluncur dari rumah menuju lokasi menggunakan sepeda motor. Hanya satu hingga satu setengah jam perjalanan, saya telah sampai di lokasi Workshop. Ada 4 materi Workshop yang disampaikan hari ini. Diantaranya adalah materi yang disampaikan oleh bapak M. B. Teguh selaku Dewan Syariah Nasional sejak tahun 2015 hingga sekarang. Jika melihat profilnya di social media, dapat diketahui pula bahwa beliau adalah seorang Islamic finance specialist di  Independent Financial Planner (2007-sekarang), Waris & Zakat Specialist, dan Anggota Dewan Pengawas Syari'ah Bank OCBC NISP, Tbk (2009-sekarang). Materi yang beliau sampaikan hari inipun tidak jauh dari bidang yang beliau tekuni.  PLANNING Diantara materi-mater...

Maaf yang tak Terucap

Gambar
Sesempurna dirimu di mataku, sebesar rasa cintaku untukmu, seperti itulah perasaanku memaafkan kesalahanmu. Lombok, 29 April 2019 Muzakki menatap hamparan laut di hadapannya dengan perasaan penuh kebahagiaan. Bagaimanapun juga, ini liburan pertamanya sejak ia resmi bekerja sebagai General Manager di sebuah perusahaan swasta di Bandung. Melewati tahap demi tahap untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri yang tidaklah mudah, membuatnya memutuskan untuk sejenak rehat dari kegiatannya itu. Ia akui, menjadi GM benar-benar telah menguras banyak tenaga dan fikirannya. Begitupun-ia kira- dengan sekretarisnya yang ia serahkan pekerjaannya padanya. Sehingga meski ia kini tengah berlibur, ia tidak sepenuhnya menyerahkan pekerjaan pada sekretarisnya. Ia masih merasa bertanggung jawab dan akan memonitor beberapa pekerjaan setiap dua hari sekali. Karena ia tahu betul seperti apa sekretarisnya itu. Selama liburannyapun, ia telah merencakan beberapa hal untuk dilakukan. Terutama karena liburan...

Wedding Invitation (( Semoga saya disegerakan ))

Gambar
Illustrasi Bismillah... Bisa dibilang, sebenarnya saya sengaja menyengajakan diri untuk telat menulis minggu ini. Bukan karena sibuk, tapi lebih karena saya sedang dalam masa di mana mau saya paksa seperti apapun keinginan untuk menulis saya sedang rendah-rendahnya. Egois memang. Bila mengingat, yang namanya menulis itu tidak hanya harus berdasarkan mood atau keinginan. Terutama bila impian saya kelak, menjadi penulis yang produktif. Belum lagi, mengandalkan ide yang muncul di waktu-waktu istimewa, membuat kadar keinginan saya semakin terombang-ambing. Karena ide itu hanya muncul suatu waktu. Tidak melulu sepanjang waktu. Dan saya bersyukur, di detik-detik terakhir minggu setor, ide yang menaikkan keinginan saya untuk menulispun akhirnya tiba. Ditambah suasana terik matahari jam 12 siang dan guyuran hujan membuat saya semakin bersemangat menulis. Hehe 💪 Kurang lebih tiga minggu yang lalu, saya melihat sebuah postingan teman saya di instagram. Saya melihat dengan cukup ter...

Kenanganku, Kampung Halamanku

Gambar
Bismillah... Terlahir di Jakarta Barat, tepatnya di Rumah Sakit Harapan Kita, tidak serta merta membuat saya merasa bahwa Jakarta adalah kampung halaman saya. Ditambah dengan keseharian saya yang tidak begitu jauh dari Jakarta (Tk di Bekasi, SD & SMA di Tangerang, serta kuliah setahun⎼saat ini saya memutuskan untuk cuti karena beberapa alasan⎼di Jakarta), namun begitu saya tetap tidak merasa bahwa Jakarta adalah kampung halaman saya. Karena jujur saja, saya sudah lebih dulu jatuh cinta pada Salem, Brebes tepatnya di desa Pasirpanjang, tempat dimana saya dan ummi saya sekolah di SD yang sama (meskipun saya hanya sempat satu tahun sekolah di sana). Dan kalaulah dibilang, sebenarnya di sanalah kampung halaman ibu terhebat sepanjang masa. Tidak banyak yang tahu tentang desaku ini. Berada di tempat terpencil, di lembah pegunungan yang mengelilingi Brebes. Pasirpanjang memiliki beragam tempat menawan yang layak dikunjungi. Bagiku, tidaklah perlu mahal-mahal pergi berwisata m...